Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Pilih Informasi Detail:
Isu-Isu Strategis Kota Seribu Sungai
Banjarmasin menghadapi tantangan kompleks terkait karakteristik geografisnya sebagai kota sungai:
-
Kerusakan lingkungan, banjir rob, & penurunan muka tanah.
-
Keterbatasan infrastruktur limbah, sampah, & RTH.
-
Masalah permukiman kumuh & kemacetan lalu lintas.
Kebutuhan Berdasarkan Konsep 5C
Strategi adaptif untuk menjawab tantangan urban di lahan basah Banjarmasin.
1. Compact City
Pertumbuhan kota tidak terarah (sprawl).
Pemanfaatan lahan untuk pembangunan vertikal.
2. Connected City
Kemacetan & kurangnya infrastruktur darat.
Pengembangan sistem transportasi sungai (Waterway).
3. Inclusive City
Rendahnya akses dasar bagi MBR.
Peningkatan layanan publik yang merata.
4. Vibrant City
Keterbatasan ruang publik kota.
Revitalisasi kawasan & ekonomi kreatif.
5. Resilient City
High PriorityKerentanan tinggi terhadap banjir & rob.
Infrastruktur pengendali air & mitigasi bencana.
Visualisasi Konsep 5C Banjarmasin
Kawasan Prioritas
Fokus utama pembangunan diarahkan pada pembenahan kawasan tepian sungai (Waterfront):
- 1 Kawasan Siring Tendean - Pekapuran
Profil Kawasan
Memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sungai sejarah dan budaya, namun terkendala fasilitas dan kebersihan.
Program Siring Tendean
- Revitalisasi Ruang Publik & Komersial Sungai Martapura.
- Pembangunan Dermaga & Transportasi Sungai.
- Penataan Permukiman Tepi Sungai (Waterfront City).
Galeri Kawasan & Perencanaan
Klik pada gambar untuk memperbesar.