Kota Bukittinggi, Sumatera Barat
Pilih Informasi Detail:
Perencanaan Terpadu Kota Bukittinggi
Kota Bukittinggi dikenal sebagai destinasi wisata utama di Sumatera Barat. Kebijakan strategisnya mencakup penetapan Bukittinggi sebagai pusat kegiatan kreatif nasional dan pariwisata berbasis budaya. Rencana kota berpusat pada pembangunan klaster pariwisata terintegrasi yang berkelanjutan.
Analisis SWOT
Warisan budaya dan alam yang kuat, dengan ekonomi lokal yang didominasi oleh pariwisata.
Tantangan infrastruktur yang kurang memadai dan tekanan besar pada area pariwisata utama.
Peningkatan tren wisata dan konektivitas yang membaik berkat pembangunan jalan tol.
Risiko bencana alam seperti gempa bumi dan gunung berapi yang perlu diantisipasi.
Area Prioritas Pilihan
Berdasarkan analisis LESe Approach, telah diidentifikasi tiga area utama yang menjadi prioritas pembangunan untuk mengintegrasikan warisan budaya dan lingkungan alam:
Kawasan Panorama Baru
Fokus pada pariwisata dan pembangunan ekonomi, dengan keunggulan pemandangan alam dan Geopark.
Kawasan Jam Gadang
Kawasan inti kota dengan fokus pada pelestarian sejarah dan pembangunan urban yang hidup.
Kawasan Kota Lama (Sudirman)
Pembangunan pariwisata dan ekonomi dengan keunggulan historis dan potensi pengembangan.
Tekan ESC untuk menutup
Destinasi Pariwisata
& Sentra Perdagangan
Mewujudkan Kota Bukittinggi yang berbudaya, maju, dan berkelanjutan sebagai pusat ekonomi regional Sumatra Bagian Tengah.
Target PDRB Total
24,0 T
Rupiah
Sektor Perdagangan
8.046 M
LPE 5,25%Akomodasi & Makan Minum
Rp 905 Miliar
City Concept
Compact • Connected • Vibrant • Inclusive • Resilient
Misi Strategis Perkotaan
"Untuk Mewujudkan Visi Strategis 2045"
Diturunkan menjadi 5 narasi misi utama yang mencakup aspek Ekonomi, Infrastruktur, Tata Kelola, Pariwisata, dan Lingkungan Hidup.
Sentra Perdagangan
Optimasi keunggulan perdagangan Kota Bukittinggi sebagai sentra Sumatera Bagian Tengah.
Infrastruktur Dasar
Dukungan layanan sarana, prasarana, dan infrastruktur dasar perkotaan yang handal.
Tata Kelola Cerdas
Transformasi digital & SDM berkualitas untuk pemerintahan yang efektif.
Misi
05
Prioritas Utama
Budaya & Sejarah
Mengembangkan potensi kekhasan budaya, sejarah, dan lingkungan pariwisata.
Tata Ruang & Lingkungan
Mewujudkan kawasan perkotaan dan lingkungan hidup yang berkualitas berkelanjutan.
Strategi Awal Pembangunan
Pengembangan fokus pada 4 kawasan strategis (PPK) untuk memicu pertumbuhan wilayah.
Legenda Peta
Simpang Aur Kuning
Pusat kegiatan ekonomi terbesar: Pasar Grosir Aur Kuning & Terminal Regional Tipe A.
Pusat Kota Jam Gadang
Pusat destinasi wisata utama dan pasar retail (Ps. Atas/Bawah). Perlu penanganan over-crowded.
Kawasan Heritage Sudirman
Pusat warisan budaya masa kolonial (Bangunan Denzibang 5/1) dan sejarah kemerdekaan.
Kubu Gulai Bancah
Pusat Pemerintahan Kota: Kantor Walikota dan dinas pendukung.
Skenario Penahapan
Pengembangan Kota
Dalam rangka mencapai harmonisasi kebijakan Pembangunan secara vertical (RPJP dan RPJM Nasional) maupun horizontal dalam hal ini kebijakan daerah yaitu RPJP dan RPJM Kota serta agenda global yang ingin diwujudkan maka skenario penahapan Pengembangan Kota Bukittinggi diselaraskan dengan Upaya-Upaya transformative yang telah dicanangkan dalam berbagai dokumen pembangunan tersebut.
Keterkaitan Penahapan:
- 1 Periode 1: Penguatan modal dasar untuk mencapai Perkuatan sebagai Kota berkelanjutan dan inklusif.
- 2 Periode 2: Akselerasi pertumbuhan ekonomi kota untuk mencapai transformasi sebagai Kota Cerdas dan Berdaya Saing.
- 3 Periode 3: Peningkatan daya saing ekonomi kota untuk mencapai transformasi sebagai Kota Rendah Karbon dan berketahanan iklim.
- 4 Periode 4: Pemantapan daya saing ekonomi kota untuk mencapai transformasi sebagai Kota Inklusif, Tangguh dan berdaya saing global.
2025 - 2029
Penguatan Modal Dasar
- Penyiapan SDM
- Pemerataan akses layanan dasar dan sosial dasar
- Perkuatan konektivitas
- Penataan dan promosi kawasan pertumbuhan ekonomi (pasar dan destinasi wisata)
Penguatan Kota Berkelanjutan dan Inklusif
2030 - 2034
Akselerasi Pertumbuhan
- Akselerasi pertumbuhan pariwisata, dengan penerapan daya tarik wisata baru
- Akselerasi pertumbuhan perdagangan, dengan penerapan teknologi digital dan e-commerce
- Menerapkan pilar-pilar SMART CITY
Transformasi Kota Cerdas Berdaya Saing
2035 - 2039
Peningkatan Daya Saing
- Penguatan daya saing pariwisata dengan mengadopsi prinsip SMART TOURISM dan pembangunan rendah karbon & ramah lingkungan
- Penguatan daya saing sektor-sektor pendukung pariwisata dan perdagangan seperti industri pengolahan dan ekonomi kreatif
Kota Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim
2040 - 2045
Pemantapan Daya Saing
- Penguatan jaringan rantai nilai dan rantai pasok perdagangan nasional
- Penguatan jejaring pariwisata, dan kota pusaka
- Perkuatan Kota Inklusif dan Berketahanan
Kota Inklusif, Tangguh dan Berdaya Saing Global
Skenario Transformasi
Kota
Bukittinggi 2045
Berdasarkan skenario penahapan pengembangan kota dan transformasi kota maka konsep pengembangan kota secara spasial dibagi menjadi 6 (enam) kelompok pengembangan. Pengembangan ini pada dasarnya dimulai dari penguatan simpul atau koridor eksisting, kemudian dilanjutkan dengan pengembangan simpul-simpul tambahan sehingga aksesibilitas kota menjadi utuh.
"Dalam rangka mewujudkan keberlanjutan maka setelah akses kota menjadi baik selanjutnya perlu pula dilakukan kegiatan pengendalian lingkungan yaitu pelestarian area permukiman tradisional, area Ngarai Sianok, area persawahan dan sungai-sungai."
Disamping kegiatan-kegiatan tersebut akan dilakukan pula pengembangan sistem transportasi publik berbasis TOD dan TDM, hal ini dilakukan mengingat beban lalu lintas dalam kota yang sangat tinggi sementara pengembangan jalan secara ekspansif tidak mungkin dilakukan karena keterbatasan lahan.
6 Fokus Pengembangan Kawasan
Simpul & Koridor Eksisting
Memperkuat area Jam Gadang dan koridor Sudirman dengan pengayaan tema pengembangan berbasis sejarah dan warisan budayanya (tokoh, kemerdekaan).
Simpul & Koridor Tambahan
Pengembangan Bukit Ambacang, Simpang Aur, serta koridor-koridor di antaranya untuk meningkatkan daya tampung kegiatan ekonomi kota.
Permukiman Adat "Nagari"
Melestarikan dan memperkenalkan titik-titik area permukiman adat tradisional untuk memperkuat perannya sebagai bagian dari pengembangan budaya.
Kawasan Ngarai Sianok
Melestarikan sebagai kawasan bentang alam yang indah namun rawan bencana. Potensial untuk terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata secara terbatas.
Area Persawahan & Sungai
Melestarikan area-area persawahan dan koridor sungai sebagai bentang alam khas Minangkabau yang tetap bisa produktif secara ekonomi.
Transportasi Publik (TOD)
Mengembangkan sistem transportasi publik berbasis transit pada koridor-koridor utama kota, yang disesuaikan dengan kondisi setempat.
Detail Teknis & Zonasi
Penataan Koridor Jalan
- Koridor Perdagangan (High Density)
- Koridor Campuran (Mix-Use)
- Koridor Hijau
Perumahan
- Perumahan Pengembangan
- Peningkatan Kualitas (High Density)
Pengembangan Potensial
- Kawasan Heritage / Kolonial
- Peremajaan Area Komersial
- Balai PPK
- Kawasan Kampus UIN
Pengendalian Ruang
- Cultural Landscape
- Protected Area (Lindung)
- Sempadan Tebing / Sungai
Tahapan Pengembangan Jaringan
- Tahap I: Rencana Jalan Arteri & Transportasi Publik
- Tahap II: Jalur Transportasi Publik Berbasis Transit
- Tahap III: Jalan Lokal Primer, Reaktifasi Rel Kereta Api
- Tahap IV: Jalur Transportasi Publik Lanjutan
Rencana Penahapan
Transformasi Kota Bukittinggi
Rencana penahapan pembangunan Kota Bukittinggi dilaksanakan dalam empat periode lima tahunan hingga 2045, dengan fokus bertahap dari penguatan infrastruktur pendukung kegiatan perdagangan dan pariwisata, serta pelayanan dasar perkotaan.
Penguatan Modal Dasar
- 1. Penataan kawasan Pasar Aur
- 2. Penataan kawasan Terminal Aur Kuning
- 3. Penataan kawasan eco tourism Ngarai Sianok
- 4. Penataan kawasan Jam Gadang, Pasar Atas dsk
- 5. Penataan kawasan Heritage Sudirman
- 6. Pengembangan koridor Pasar Aur Kuning ke kawasan heritage
- 7. Sudirman ke Jam Gadang dan sekitarnya
- 8. Pengembangan koridor Jam Gadang, Pasar Atas ke kawasan heritage
- 9. Pengembangan Park and ride sisi Selatan
- 10. Pengembangan Park and ride sisi Timur
- 11. Pengembangan PPK Jam Gadang
- 12. Pengembangan PPK Sudirman
- 13. Pengembangan PPK Aur Kuning
- 14. Pengembangan Park and ride sisi Utara
Akselerasi Pertumbuhan
- 1. Penataan Koridor Jam Gadang ke Gulai Bancah
- 2. Penataan Desa Wisata Olahraga Ambacang
- 3. Pengembangan PPK Gulai Bancah
- 4. Penataan Koridor By Pass
- 5. Penataan Koridor Soekarno Hatta Dari Perempatan By Pass ke Arah Timur
- 6. Penataan Desa Wisata Oleh-oleh Sanjay
- 7. Penataan Koridor RTH Sepanjang Sungai Batang Agam dan Batang Tambuo Dll
- 8. Penataan Desa Tradisional Kurai Sebagai Identitas Budaya dan Potensi Pariwisata
Peningkatan Daya Saing
- 1. Penataan Kawasan pendidikan sekitar UIN
- 2. Penataan Kawasan Kesehatan RSUD Kota Bukittinggi Dsk sbg health tourism
- 3. Penataan Kawasan Kesehatan RS Achmad Muchtar Dsk sbg health tourism
- 4. Penataan Kawasan Kesehatan RS Stroke Nasional Bukittinggi Dsk sbg health tourism
- 5. Penataan Kawasan Permukiman dan Pertanian (Sawah)
- 6. Reaktifasi Jalur Kereta Api
Pemantapan Daya Saing
- 1. Penataan Desa Wisata Tabiang Barasok
- 2. Pelestarian Hutan Lindung
- 3. Pelestarian Area Pesawahan
- 4. Penataan Kawasan Permukiman
Program Utama & Rencana
Penahapan Pembangunan Ruang Kota
Program utama dan rencana penahapan pembangunan ruang kota pada tahap 1 utamanya dimulai dari kawasan prioritas di pusat kota hingga Kawasan Simpang Aur. Pada tahap 2 dilanjutkan dengan penguatan integrasi antar kawasan melalui intervensi penataan koridor jalan maupun koridor RTH. Tahap 3 pengembangan mulai melebar ke arah Utara, Timur dan Selatan yaitu kawasan-kawasan yang memiliki potensi sebagai urban catalyst seperti kawasan pendidikan, kesehatan serta reaktivasi jalur kereta api. Pada tahap 4, program diarahkan untuk mewujudkan kota inklusif, tangguh dan berdaya saing global karenanya program berfokus pada pelestarian lingkungan.
- • Promosi wisata dan perdagangan terpadu
- • Peningkatan pelaku UMKM pendukung perdagangan dan pariwisata dengan pemanfaatan sumber daya lokal
- • Penataan kawasan Simpang Aur Kuning
- • Penataan Kawasan Wisata
- • Penataan Koridor Perdagangan dan Wisata
- • Pengembangan DTW baru sebagai diversifikasi wisata berkualitas (Quality Toursim)
- • Pembangunan sistem ekonomi digital untuk peningkatan PAD
- • Penguatan Daya Saing Perdagangan Online
- • Penjenamaan Kota
- • Penguatan jejaring pariwisata
- • Penguatan Kerjasama antar daerah
- • Pembuatan Regulasi
- • Pembentukkan Badan Pengelola
- • Perkuatan Kota Inklusif dan Tangguh
- • Penerapan TI dalam tata kelola kota utk memperkuat sistem admin yg transparan dan integrasi layanan publik berbasis digital sebagai representasi Kota Cerdas
- • Mengembangkan kota yang responsif terhadap perubahan global melalui penggunaan data dan teknologi dalam perencanaan
- • Peningkatan Jalan
- • Pembangunan Jalan Baru
- • Pembangunan Exit TOL
- • Program Peningkatan Konektivitas Jaringan Perkeretaapian
- • Penataan Kawasan Berorientasi Transit (TOD)
- • Penataan Kawasan Simpang Aur Kuning
- • Penataan Kawasan Eco-tourism Ngarai Sianok
- • Penataan Kawasan Jam Gadang, Pasar Atas, dsk
- • Penataan Kawasan Heritage Sudirman
- • Penataan Koridor Pasar Aur Kuning ke Jam Gadang dan sekitarnya
- • Penataan Koridor Jam Gadang, Pasar Atas ke Kawasan Heritage Sudirman
- • Penataan Desa Wisata Budaya Parit Antang
Air Minum
- • Pembangunan SPAM Regional Agam-Bukittinggi
- • Pengurangan tingkat kebocoran pipa air minum
- • Peningkatan Kapasitas dan Cakupan Pelayanan air minum
Persampahan
- • Pengembangan SPALD-Setempat
- • Penyediaan Sarana dan Prasarana Pengurangan Persampahan
- • Penyediaan Sarana dan Prasarana Penanganan Persampahan
Sosial-Budaya
- • Peningkatan Kualitas SDM
- • Peningkatan kapasitas masyarakat
- • Sosialisasi transportasi publik
Sumber Air Baku
- • Peningkatan kapasitas drainase kota
- • Pembangunan Kolam Retensi
Perumahan
- • Penanganan Kawasan Kumuh dan Rumah Tidak Layak Huni
- • Insentif Rumah MBR untuk mengurangi backlog
Identifikasi Pilot Area
Kawasan terpilih di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat berfokus pada inti kota (Jam Gadang).
MAJOR PROJECT
"Berdasarkan total skor tertinggi, usulan major project terpilih adalah Perancangan Aur Central Trade, Transit, and Logistic District."
Perancangan kawasan Simpang Aur Kuning dimulai dengan penyusunan program kegiatan yang bersifat integratif dan lintas sektor. Kawasan ini mencakup simpul-simpul strategis seperti Pasar Aur, Pasar Sayur, area logistik, serta jaringan jalan utama (Jl. Diponegoro, Jl. Tigo Baleh, dan jalan jalur bawah flyover).
Program kegiatan dirancang untuk menjawab kompleksitas fungsi kawasan, mulai dari perdagangan, transportasi, hingga ruang publik. Program ini tidak hanya berorientasi pada penataan fisik, tetapi juga pada pembentukan sistem kelembagaan, penguatan identitas kawasan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Setiap kegiatan dirancang untuk saling mendukung, membentuk kerangka kerja perencanaan yang adaptif dan berkelanjutan.
Lingkup Program Kegiatan:
- Penataan ulang zonasi dan fungsi ruang Pasar Aur.
- Penataan ulang zonasi dan fungsi Pasar Sayur dan Logistik.
- Penataan sirkulasi kendaraan dan pejalan kaki.
- Penyediaan ruang publik yang inklusif dan aman.
- Konsolidasi lahan dan penguatan kelembagaan pengelola kawasan.
Area Pasar
1Green Inclusive Market
- • UMKM & Koperasi
- • Area Workshop
- • Sentra Kuliner Lokal
- • Transit Plaza
Pusat UMKM
2Commercial Space with Nature Vibes
- • Pusat UMKM & Exhibition
- • Edukasi Agro-Kreatif
- • Sentra Kuliner Lokal
- • Sentra Ekspedisi/Logistik
Jl Diponegoro
3Active Frontage Corridor
- • Jalur Pejalan Kaki Universal
- • Ruang Komersial Arcade
- • Street Furniture
- • Papan Informasi
Perencanaan Terpadu Kota Bukittinggi
Dokumen Perencanaan
Pilih dokumen dari daftar berikut.
Daftar Dokumen
Pilih Dokumen
Silakan pilih dokumen di sebelah kiri untuk melihat isinya.
Sedang memuat dokumen...
Tekan ESC untuk menutup