Kota Samarinda, Kalimantan Timur
Pilih Informasi Detail:
Perencanaan Terpadu Kota Samarinda
Rencana strategis Samarinda bertujuan menciptakan kota yang layak huni, dengan fokus pada pengelolaan lingkungan, pengembangan infrastruktur, dan reformasi sektor energi. Pembangunan kawasan IKN juga menjadi faktor penting dalam perencanaan kota ini.
Analisis SWOT
Lokasi strategis, sumber daya alam melimpah, dan dukungan pemerintah yang kuat.
Infrastruktur telekomunikasi kurang memadai, masalah lingkungan (tambang), dan urbanisasi tak terkelola.
Pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi, serta pengembangan kawasan IKN yang membuka peluang baru.
Risiko bencana alam, regulasi energi yang tidak jelas, dan masalah degradasi lingkungan.
Area Prioritas Pilihan
Berdasarkan analisis, dua area utama telah dipilih sebagai proyek percontohan (*pilot area*) untuk mengatasi tantangan urbanisasi dan lingkungan:
Karang Mumus Estuary
Dikonsepkan sebagai "Active Riverbank District" dengan fokus pada ekologi dan rekreasi publik.
Palaran 1
Dikonsepkan sebagai "New Town Riverbank" yang berfokus pada logistik, industri, dan bisnis.
Tekan ESC untuk menutup
Pusat Perdagangan Modern &
Destinasi Pariwisata Tepian Sungai
Kota Samarinda diarahkan sebagai pusat peradaban di tepian Sungai Mahakam dengan sektor unggulan perdagangan jasa dan pariwisata yang dibangun secara berkelanjutan.
5 Pilar Kota Masa Depan
Target Pertumbuhan 2045
Proyeksi Penduduk
Target PDRB Per Kapita
Sumber: RPJPD Kota Samarinda & Analisis Tim Ekonomi (ARIMA)
Rencana Transformasi Kota Terpadu
8 Misi Strategis Kota Samarinda
11 Kebijakan
13 Strategi
Memperkuat transformasi ekonomi Samarinda sebagai kota perdagangan, jasa, pariwisata, dan industri pengolahan bernilai tambah.
6 Kebijakan
6 Strategi
Mengembangkan sistem transportasi publik terintegrasi dan cerdas untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi mobilitas perkotaan.
4 Kebijakan
5 Strategi
Meningkatkan infrastruktur layanan TIK untuk mendukung efisiensi ekonomi dan penyelenggaraan layanan publik.
6 Kebijakan
7 Strategi
Meningkatkan infrastruktur dasar permukiman terintegrasi dalam mewujudkan kota inklusif dan layak huni.
6 Kebijakan
8 Strategi
Mendorong tata ruang kota yang kompak, terkoneksi, dan efisien bagi aktivitas ekonomi dan pariwisata.
6 Kebijakan
7 Strategi
Meningkatkan ketangguhan kota terhadap perubahan iklim melalui penguatan kapasitas ekologis dan teknologi prediktif.
5 Kebijakan
6 Strategi
Mengembangkan Tepian Sungai Mahakam sebagai koridor budaya, rekreasi, dan destinasi pariwisata perkotaan berkelanjutan.
4 Kebijakan
6 Strategi
Memperkuat tata kelola, kelembagaan, dan SDM adaptif untuk pembangunan kota berdaya saing.
Skenario Transformasi Kota Samarinda 2045
Konsep pengembangan Kota Samarinda diarahkan pada pembentukan kota kompak berbasis koridor Sungai Mahakam, dengan penguatan pusat pertumbuhan selatan, integrasi logistik–industri pendukung IKN, serta pengembangan waterfront city sebagai penggerak ekonomi perkotaan berkelanjutan.
Pengendalian perluasan kawasan terbangun melalui pemadatan terarah (infill development) dan pengaturan ketat pengembangan permukiman di wilayah pinggiran.
Penguatan sistem pusat kota dan sub-pusat pelayanan, termasuk pengembangan pusat kota baru di Palaran untuk menyeimbangkan pertumbuhan utara–selatan.
Pemanfaatan Sungai Mahakam sebagai tulang punggung ekonomi, ruang publik, dan identitas kota melalui pengembangan kawasan tepian sungai yang tematik dan produktif.
Penguatan jaringan transportasi dan logistik melalui optimalisasi bandara, pelabuhan, serta jaringan jalan perkotaan yang mendukung mobilitas dan angkutan massal.
Penguatan empat kawasan strategis (Samarinda Kota–Samarinda Ilir, Samarinda Seberang, Palaran, Harapan Baru, Samarinda Ulu, Samarinda Utara) sebagai penggerak daya saing ekonomi kota.
Pengembangan Kampung Tenun, Kampung Ketupat, dan Desa Wisata Pampang sebagai bagian dari pelestarian budaya dan ekonomi lokal inklusif.
Pengembangan Kawasan Industri Palaran dan galangan kapal untuk mendukung hilirisasi, industri pengolahan, dan agenda pembangunan IKN.
Pengembangan pusat pemerintahan di Palaran sebagai anchor development yang terintegrasi dengan kawasan industri, olahraga, dan jaringan transportasi regional.
Penahapan Transformasi Kota Samarinda
Rencana penahapan pembangunan Kota Samarinda dilaksanakan dalam empat periode lima tahunan hingga 2045, dengan fokus bertahap dari penguatan pusat kota menuju pengembangan kawasan lingkar luar sesuai prioritas ruang, kapasitas infrastruktur, dan arah pertumbuhan kota.
TAHAP I | 2026–2030
INISIASI
Penguatan pusat kota melalui peningkatan kualitas permukiman, pengembangan Waterfront City Sungai Mahakam sebagai ikon ekonomi perkotaan, serta penyediaan infrastruktur dasar dan ruang terbuka hijau untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan daya huni kota.
TAHAP II | 2031–2035
AKSELERASI PERTUMBUHAN EKONOMI
Pengembangan diarahkan ke ring kedua kota dengan pemadatan terarah dan perumahan baru terencana, didukung penguatan infrastruktur pengendalian lingkungan dan percepatan pengembangan kawasan industri Palaran sebagai motor pertumbuhan ekonomi wilayah selatan.
TAHAP III | 2036–2040
PENINGKATAN DAYA SAING
Pengembangan kawasan ring ketiga melalui perumahan terencana, penguatan sistem pengendalian banjir dan koridor hijau, serta pengembangan industri dan kawasan budaya untuk meningkatkan daya saing ekonomi dan kualitas lingkungan kota.
TAHAP IV | 2041–2045
PEMANTAPAN DAYA SAING
Pemantapan struktur ruang kota di wilayah timur dan tenggara melalui pengendalian pertumbuhan kawasan terbangun, penguatan infrastruktur strategis, dan optimalisasi kawasan industri Palaran guna memastikan daya saing kota yang berkelanjutan.
Roadmap Infrastruktur & Layanan
Program Keterpaduan Kota Samarinda 2045
Integrasi pembangunan lintas sektor untuk mewujudkan visi kota tepian sungai yang modern dan berkelanjutan.
Peta Sebaran Program
Transportasi
- Tol Samarinda – Bontang & Tenggarong
- Jalan Lingkar Samarinda (Ring Road)
- BRT Angkutan Massal Perkotaan
- KA Trans Kaltim Balikpapan – Samarinda
- Perpanjangan Runway Bandara APT Pranoto
SDA & Drainase
- Pengendalian Pembukaan Lahan & Rawa
- Normalisasi Sungai Karang Mumus
- Bendungan & Kolam Retensi Skala Makro
- Rumah Pompa & Pintu Air Muara Karangmumus
Perumahan
- Kawasan Perumahan Terpadu (Hunian Berimbang)
- Relokasi Permukiman Ilegal & Rawan Bencana
- Revitalisasi Permukiman Tepian Sungai Mahakam
- Rehabilitasi Kawasan Kumuh Prioritas
Lingkungan
- Sistem Early Warning System (EWS) Bencana
- RAD Adaptasi Perubahan Iklim & Low Carbon
- Rehabilitasi Lahan Kritis & Bekas Tambang
Air Minum
- SPAM Regional Sistem Mahakam
- Penambahan Kapasitas Air Baku & IPA
- Jaringan Pipa Transmisi & Accessories
- Pembentukan District Meter Area (DMA)
Air Limbah
- Pembangunan Jamban & Tangki Septik Individual
- Pemasangan SPALD-T Kawasan & Perkotaan
Persampahan
- Sanitary Landfill & PLTSa TPA Sambutan
- Pembangunan TPS3R di Palaran
- Optimalisasi TPA & TPST
Pariwisata
- Pusat Informasi Pariwisata Skala Kota
- Kalender Events Rutin & Terjadwal
Implementasi Strategis
Rencana Aksi & Investasi
Periode 2026 - 2030
Bidang Transportasi
18 Program Strategis Utama
Bidang Transportasi
18 Program Strategis Utama
| No | Program | Biaya (Juta Rp) | Instansi Pelaksana |
|---|---|---|---|
| 1 | Pembangunan Jalan Tol Samarinda - Bontang | 12.017.500 | BPJT, Kementerian Pekerjaan Umum |
| 2 | Pembangunan Jalan Tol Samarinda - Tenggarong | 4.000.000 | BPJT, Kementerian Pekerjaan Umum |
| 3 | Pembangunan JLN. MOEIS HASAN - JEMBATAN MAHULU (LINGKAR SAMARINDA) | 236.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU |
| 4 | Pembangunan JEMBATAN MAHULU - SP. 3 JALAN JAKARTA (LINGKAR SAMARINDA) | 780.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU |
| 5 | Pembangunan SP. 3 JALAN JAKARTA - SP. 3 M. SAID - SP3 HM. ARDAN (LINGKAR SAMARINDA) | 1.070.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU |
| 6 | Pembangunan SP. H. M . ARDAN - SP. 4 OUTER RING ROAD | 745.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU |
| 7 | Pembangunan SEMPAJA - SUNGAI SIRING (LINGKAR SAMARINDA) | 1.130.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU |
| 8 | Pembangunan SP. Jl. HARUN NAFSI/JL. HASANUDDIN - GERBANG TOL JBT. MAHKOTA 2 | 300.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU |
| 9 | Pembangunan GERBANG TOL JBT. MAHKOTA 2 - SP.3 PELABUHAN PALARAN | 1.190.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU |
| 10 | Pembangunan SP.3 PELABUHAN PALARAN - PELABUHAN PALARAN (SAMARINDA) | 400.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU |
| 11 | Pembangunan jalan akses Pelabuhan | 440.000 | Ditjen Bina Marga, Kementerian PU; Dinas PUPR Kota Samarinda |
| 12 | Penyediaan angkutan umum massal perkotaan (2 rute BRT) | 51.171 | Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Kemenhub |
| 13 | Pengembangan angkutan sungai | 250.500 | Dinas Perhubungan Kota Samarinda |
| 14 | Pembangunan Jaringan Jalur Kereta Api Antarkota Trans Kalimantan (Kaltim) Balikpapan – Samarinda (Penyiapan RC) | 18.000 | Kemenhub, PT KAI, Dinas Perhubungan, Investor |
| 15 | Pembangunan Pelabuhan Samarinda (Relokasi) | 1.000.000 | PT Pelindo |
| 16 | Pembangunan Gedung Parkir (Penyiapan RC) | 1.500 | Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Investor |
| 17 | Penyediaan Jalur Sepeda | 750 | Dinas Perhubungan Kota Samarinda |
| 18 | Penataan Trotoar (Jl. Mulawarman, Jl. Panglima Batur, Jl. Pangeran Diponegoro, dll) | 10.000 | Dinas PUPR Kota Samarinda |
Bidang Sumber Daya Air
17 Program Normalisasi & Pengendalian Banjir
Bidang Sumber Daya Air
17 Program Normalisasi & Pengendalian Banjir
KEGIATAN NON FISIK (MAKRO DAN MIKRO)
Pengelolaan Kawasan Tangkapan Air (Sub DAS), yang terdiri dari Sub DAS Karang Mumus, Karang Asam Kecil, Karang Asam Besar, Loa Bakung, Loa Buah, Loa Jonan Ilir, Rapak Dalam, Mangkujenang, Palaran, dan Sambutan.
| No | Program | Biaya (Juta Rp) | Instansi Pelaksana |
|---|---|---|---|
| 1 |
DED Pembangunan Bendungan Sei Siring A = 159,01 Ha; Volume = 3,18 juta m3, DTA = 749,9 Ha. |
1.200 | Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda |
| 2 | Rencana Normalisasi Sungai Bayur menuju Sungai Karang Mumus (P = 2,0 km) | 6.370 | Dinas PUPR Kaltim, Dinas PUPR Samarinda |
| 3 | Melanjutkan Tanggul dan Turap SKM sampai dengan Jambatan Griya Mukti | 44.495 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 4 | Rencana Kolam Retensi Bengkuring | 3.250 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 5 | Tanggul/ Turap Sungai Karang Mumus (L = 19.259 m) | - | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 6 | Kolam Retensi Talangsari (1 – 5) | 123.425 | Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Timur |
| 7 | Penyusunan DED Bendali Karang Asam Besar (A = 668 Ha) | 1.500 | Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda |
| 8 | Rencana Kolam Retensi Rapak Mahang (A = 20,3 Ha) | 160.873 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 9 | Kolam Retensi Banjir Bukit Pinang di Jalan Lingkar (Ring Road II) | 10.784 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 10 | DED Bendali Loa Bakung (A = 89 Ha) | 1.500 | Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda |
| 11 | Pembangunan Kolam Retensi Rapak Dalam (A = 460,63 m3) | 19.876 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 12 | Pembangunan Kolam Retensi Loa Hui (A = 7.337 Ha) | 6.688 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 13 | Pembuatan Kolam Retensi Gunung Lingai | 59.760 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 14 | Review DED Pintu Air Mura Karang Mumus | 1.350 | BWS Kalimantan IV, Pemkot Samarinda |
| 15 | Bendungan Karang Mumus menuju Bandara | 107.520 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 16 | Peningkatan Waduk/ Bendungan Benanga/ Lempake (pengerukan sedimen dan BPS) | 217.400 | BWS Kalimantan IV Samarinda |
| 17 | DED dan Pembangunan Pintu Air dan Pompa Banjir di Outfall Drainase SKM, SKAB, dan SKAK | 6.880 | BWS Kalimantan IV, Pemkot Samarinda |
Bidang Air Minum
31 Proyek Peningkatan Kapasitas Air Baku &
Produksi
Bidang Air Minum
31 Proyek Peningkatan Kapasitas Air Baku & Produksi
| No | Program | Biaya (Juta Rp) | Instansi Pelaksana |
|---|---|---|---|
| A. Penambahan Kapasitas Unit Air Baku | |||
| 1 | Intake Intake Teluk Lerong | 10.250 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 2 | Intake Gajah Mada | 7.415 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 3 | Intake Bengkuring (Kap. 160 l/dt) | 2.000 | Perumdam Tirta Kencana |
| 4 | Intake Pulau Atas (Kap. 160 l/dt) | 2.700 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 5 | Intake Gunung Lingai (Kap. 250 l/dt) | 2.600 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 6 | Intake Sungai Kapih (Kap. 275 l/dt) | 18.500 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 7 | Intake Lingai 2 (Tepian) (Kap. 100 l/dt) | 5.500 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 8 | Intake Pampang 2 (Kap. 50 l/dt) | 565 | Dinas PUPR Kota Samarinda |
| 9 | Intake Karang Asam (Kap. 275 l/dt) | 6.200 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 10 | Intake Loa Bakung (Kap. 275 l/dt) | 5.100 | Perumdam Tirta Kencana |
| 11 | Intake Gunung Lipan (Kap. 400 l/dt) | 10.100 | Perumdam Tirta Kencana, Dinas PUPR-PERA |
| 12 | Intake Bantuas (Kap. 20 l/dt) | 480 | Perumdam Tirta Kencana, Dinas PUPR-PERA |
| 13 | Intake Padaleo/ Seberang (Kap. 100 l/dt) | 14.515 | Perumdam Tirta Kencana |
| 14 | Intake Apung Padaleo (Kap. 150 l/dt) | 7.500 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 15 | Intake Palaran (Kap. 100 l/dt) | 2.130 | Perumdam Tirta Kencana |
| 16 | Intake Kalhol 2 (Kap. 200 l/dt) | 1.450 | Kementerian PU |
| B. Penambahan Kapasitas Unit Produksi | |||
| 1 | IPA Tirta 7 (Kap. 100 l/dt) | 11.500 | Dinas PUPR Kota Samarinda |
| 2 | Pembangunan Baru IPA Berambai (Kap. 25 l/dt) | 32.500 | Dinas PUPR Kota Samarinda |
| 3 | Pembangunan Baru IPA Batu Besaung (Kap. 250 l/dt) | 297.500 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 4 | IPA Pampang 2 (Kap. 50 l/dt) | 7.500 | Dinas PUPR Kota Samarinda |
| 5 | IPA Kapih 2 (Kap. 400 l/dt) | 85.000 | Dinas PUPR Kota Samarinda, Kemen PU |
| 6 | IPA Pulau Atas 2 (Kap. 100 l/dt) | 25.000 | Dinas PUPR Kota Samarinda |
| 7 | IPA Cendana 5 (Kap. 200 l/dt) | 65.000 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 8 | IPA Bendang 2 (Kap. 250 l/dt) | 40.000 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 9 | IPA Ciputra (Kap. 200 l/dt) | 85.000 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 10 | IPA Kalhol 2 (Kap. 200 l/dt) | 60.000 | Perumdam Tirta Kencana |
| 11 | IPA Palaran 2 (Kap. 100 l/dt) | 25.000 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 12 | IPA Lipan 2 (Kap. 100 lt/dt) | 60.000 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 13 | Uprating IPA Samarinda Seberang (Kap. 100 l/dt) | 500 | Dinas PUPR Kota Samarinda |
| 14 | IPA Harapan Baru (Kap. 250 l/dt) | 85.000 | Dinas PUPR-PERA Prov. Kaltim |
| 15 | IPA Void Tambang (Kap. 25 l/dt) | 25.000 | Dinas PUPR Kota Samarinda |
Bidang Perumahan & Kawasan Kumuh
Pengembangan Hunian & Revitalisasi Kawasan
Bidang Perumahan & Kawasan Kumuh
Pengembangan Hunian & Revitalisasi Kawasan
| No | Program | Biaya (Juta Rp) | Instansi Pelaksana |
|---|---|---|---|
| A. Pengembangan Perumahan | |||
| 1 | Pembangunan Kawasan Perumahan Terpadu (Hunian Berimbang) | 750.000 | Bapperida, Disperkim |
| 2 | Pembangunan Rumah Susun Sewa dan Rumah Khusus | 1.200.000 | Dinas Perkim, Kemen PU |
| 3 | Penerapan Smart Housing Management System | 20.000 | Dinas Perkim, Kominfo |
| 4 | Pengembangan rumah di Kawasan Relokasi dan Perumahan Tahan Bencana | 200.000 | Dinas Perkim, Balai Perumahan |
| 5 | Revitalisasi Permukiman Lama dan Kawasan Heritage (Citra Niaga, Pecinan) | 150.000 | Dinas Perkim, Disbudpar |
| 6 | Pengembangan Kawasan Permukiman Berbasis Air (Waterfront Housing) | 400.000 | Dinas Perkim, Dinas Pariwisata |
| 7 | Program Konversi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Hunian Layak | 100.000 | Dinas Perkim, Kemen PKP |
| 8 | Kampanye Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU Plus) | 6.000 | Dinas Perkim, Kemen PKP |
| B. Penanganan Kawasan | |||
| 1 | Rehabilitasi Kawasan Kumuh Karang Mumus 1 | 18.000 | Dinas Perkim, Kemen PKP |
| 2 | Penataan Kawasan Kumuh Karang Mumus 2 | 92.100 | Dinas Perkim, Kemen PKP |
| 3 | Rehabilitasi Kawasan Sungai Kapih | 225.300 | Dinas Perkim, Kemen PKP |
| 4 | Revitalisasi Kawasan Steling | 247.500 | Dinas Perkim, Kecamatan |
| 5 | Penataan Kawasan Muara | 7.800 | Dinas Perkim, Kemen PKP |
| 6 | Revitalisasi Kawasan Karang Asam | 22.500 | Dinas Perkim, Kecamatan |
| 7 | Penataan Kawasan Tenun | 171.600 | Dinas PU, Dinas Perkim |
Strategi Pengembangan Wilayah
Pemilihan Kawasan Prioritas
Pemilihan Kawasan Prioritas didasarkan pada prinsip pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan, efisiensi pemanfaatan ruang, dan kelestarian lingkungan. Pengembangannya diarahkan untuk meningkatkan daya saing wilayah sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif pada sektor-sektor strategis. Melalui pendekatan ini, kawasan prioritas diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Kecamatan
Lingkup Wilayah Kota
Kawasan Strategis
Aglomerasi Urban Catalyst
Kawasan Prioritas
±250 Ha (Analisis Skoring)
1 Kawasan Terpilih
Kesepakatan Stakeholder
Kawasan Strategis & Kawasan Prioritas Kota
Kawasan Strategis
Samarinda Kota - Samarinda Ilir
- • Perdagangan & Jasa
- • Permukiman padat
Kawasan Prioritas 1
Kawasan Perjas Wisata - Sungai Karang Mumus
Kawasan Strategis
Samarinda Seberang
- • Wisata Budaya
Kawasan Prioritas 2
Kampung Tenun
Kawasan Strategis
Palaran
- • Pelabuhan
- • Industri
Kawasan Prioritas 3
Rencana Pelabuhan Penumpang
Kawasan Strategis
Samarinda Utara
- • Bandara
- • Wisata Budaya
Kawasan Prioritas 4
Desa Pampang - Bandara
Kawasan Strategis
Samarinda Ulu
- • Kebun Raya
- • Polder Pengendali Banjir
Kawasan Prioritas 5
Polder Air Hitam
Kawasan Strategis
Loa Janan Ilir
- • Permukiman Nelayan
- • Dermaga
Kawasan Prioritas 6
Sentra Nelayan Harapan Baru
Samarinda Kota - Samarinda Ilir
Luas: ±290,91 Hektare
Alasan Pemilihan:
Kesesuaian Kebijakan Kesesuaian pada kebijakan pembangunan dan tata ruang, baik dalam skala nasional, provinsi dan kota.
Keunggulan Sektor Keunggulan konsentrasi sektor unggulan (perdagangan dan jasa serta penyedia akomodasi dan makan minum).
Aglomerasi Urban Catalyst Citra Niaga, Teras Samarinda, Pasar Pagi Modern, CB Klenteng Thien Ie Kong, dll.
Kebutuhan Penanganan Isu Kemacetan serta permukiman kumuh dan banjir di Sungai Karang Mumus secara terpadu.
Selected Area
Penyepakatan usulan deliniasi kawasan terpilih di Kota Samarinda, Kalimantan Timur sebagai prioritas pengembangan strategis wilayah.
Data Spasial
Unduh dokumen pendukung
Perencanaan Terpadu Kota Samarinda
Dokumen Perencanaan
Pilih dokumen dari daftar berikut.
Daftar Dokumen
Pilih Dokumen
Silakan pilih dokumen di sebelah kiri untuk melihat isinya.
Sedang memuat dokumen...
Tekan ESC untuk menutup