Kota Sorong, Papua Barat Daya
Pilih Informasi Detail:
Perencanaan Pembangunan Strategis Sorong
Rencana strategis Sorong berfokus pada pengembangan kota yang layak huni, dengan prioritas pada infrastruktur, pariwisata, dan pengelolaan lingkungan. Pengembangan pelabuhan dan bandara juga menjadi fokus utama untuk mendukung konektivitas.
Analisis SWOT
Lokasi strategis, sumber daya alam melimpah, dan dukungan pemerintah yang kuat.
Keterbatasan infrastruktur, masalah lingkungan akibat pertambangan, dan urbanisasi yang tidak terkelola.
Pengembangan pariwisata bahari (Raja Ampat) dan pertumbuhan ekonomi regional.
Risiko bencana alam, konflik penggunaan lahan, dan masalah sosial akibat pendatang.
Area Prioritas Pilihan
Berdasarkan analisis, empat area utama telah diidentifikasi sebagai proyek percontohan (*pilot area*) dengan peringkat prioritas sebagai berikut:
Tanjung Kasuari Marine Tourism
Berfokus pada pengembangan wisata bahari dan pesisir yang atraktif.
Residential Area (Gov Center)
Dikonsepkan sebagai kawasan perumahan modern di sekitar pusat pemerintahan.
Sorong City Center
Bertujuan menjadi pusat perkotaan dengan layanan publik yang lebih baik.
Sorong City Maritime Area
Berfokus pada pengembangan kawasan maritim dan pusat logistik.
Tekan ESC untuk menutup
Sorong Sebagai Hub Pulau Papua
Pusat pertumbuhan strategis yang mengintegrasikan simpul transportasi, logistik industri, dan gerbang pariwisata kelas dunia menuju Raja Ampat.
Simpul Utama
Transportasi (Bandara DEO & Pelabuhan), Logistik, dan Perikanan.
Ekonomi
Minyak (1.2jt barel), Gas, Batubara & Ekspor Perikanan ($27 Juta).
Pariwisata
200 DTW (62% total provinsi). Pintu gerbang Raja Ampat.
Administrasi
Mencakup 1 Kota, 5 Kabupaten, dan 38 Distrik Terintegrasi.
Hirarki Zona Pengembangan
Zona Inti (Pusat Kota)
Pusat pelayanan pemerintahan, perdagangan, jasa, dan sosial budaya utama.
Zona Penyangga (Aimas)
Sub sistem perkotaan nasional. Pusat pendukung pemerintahan dan perdagangan.
Zona Nodes Pariwisata
DTW Prioritas pada pusat pelayanan primer dan sekunder (Raja Ampat, Tambrauw, dll).
Arah Pengembangan Pariwisata
Kota Sorong berfungsi sebagai Hub Layanan dan Pintu Gerbang Provinsi Papua Barat Daya. Fokus pengembangan meliputi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dan penyediaan fasilitas akomodasi primer.
Analisis Perkotaan
Isu Strategis & Arah Kebijakan
Pemetaan tantangan utama pembangunan Kota Sorong dan penyelarasan dengan dokumen perencanaan nasional hingga daerah.
1 6 Isu Strategis Perkotaan
Simpul Ekonomi Regional
Kuat sebagai Gateway Pariwisata & Logistik, namun masih lemah pada basis data produksi. Ketergantungan pada fungsi jasa tanpa dukungan industri hilir yang kuat.
Konektivitas & Infrastruktur
Pelabuhan dan Bandara tumbuh signifikan, namun konektivitas internal rendah. Belum optimalnya integrasi moda transportasi darat dan laut.
Tata Ruang & Bencana
Tekanan urbanisasi tinggi memicu alih fungsi lahan hulu. Risiko Kebencanaan Tinggi (Banjir & Sesar Aktif) menuntut basis ekologis yang lebih kuat.
Isu Tanah Ulayat
Faktor krusial dalam pengembangan kawasan. Memerlukan pendekatan kultural dalam penyediaan lahan untuk pembangunan infrastruktur publik.
Pelayanan Dasar
Infrastruktur strategis (Makro) tersedia, namun Pelayanan Dasar (Mikro) seperti air bersih dan sanitasi masih lemah dan perlu atensi khusus.
SDM & Produktivitas
Kualitas pembangunan manusia relatif baik (IPM), namun produktivitas pada sektor unggulan belum stabil untuk bersaing secara global.
Sintesa Kebijakan
Berdasarkan penelaahan dokumen RPJMN, RPJMD, RTRW, dan Indeks Kota Berkelanjutan, Kota Sorong memegang peran vital sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN).
RPJMN 2025-2029 & RPJMD Prov
- Penerapan Nature-based Solutions & Infrastruktur Hijau untuk mitigasi banjir/tsunami.
- Transformasi digital layanan & pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
RTRW & RDTR Kota Sorong
- Penataan detail kawasan pesisir, pusat kota, dan kawasan strategis perdagangan.
- Rencana struktur ruang kota yang mendukung fungsi sebagai Sub Pusat Pelayanan.
Pengembangan Pariwisata (RIPPARPROV & KEK)
Sinkronisasi KEK Sorong dengan logistik pelabuhan Arar. Menegaskan posisi Sorong dalam DPN Sorong-Raja Ampat, dengan fokus pada peningkatan jejaring transportasi dan pemasaran niche market.
Sorong Gerbang Pariwisata Dunia
"Tangguh, Hijau & Berbudaya"
" Discover Sorong Green Hub Papua : Globally Connected, Locally Integrated "
Peta Jalan 20 Tahun
Rencana Kewilayahan & Tahapan Implementasi (2025-2045)
Fase 1: Inisiasi
Pengembangan infrastruktur dasar perkotaan pendukung perdagangan, jasa, dan pariwisata.
Fase 2: Pemantapan
Pemantapan infrastruktur dasar dan konektivitas pendukung sektor unggulan.
Fase 3: Daya Saing
Pemantapan daya saing daerah melalui integrasi ekonomi regional.
Fase 4: Perwujudan
Penyempurnaan program utama & evaluasi perwujudan daya saing daerah berkelanjutan.
Program Kunci Sektoral
Prioritas pembangunan berdasarkan sektor teknis.
Sumber Daya Air
- Optimalisasi normalisasi sungai & pengendalian banjir (Kali KM 10, Melati Raya).
- Pembangunan Kolam Retensi Sawagumu.
- Sarana prasarana sistem kebencanaan.
Bina Marga
- Peningkatan & pemeliharaan Jalan Arteri Primer.
- Penataan Jalan Kolektor & Lokal Primer.
- Peningkatan Jalan Lokal Sekunder (aksesibilitas kawasan).
Cipta Karya
- Pusat pemerintahan, perjas & sosbud PPK Remu.
- Pusat perdagangan & Jasa SPPK Klaligi & Sawagumu (termasuk air minum/limbah).
- Rusun pendukung KPP Provinsi & perbaikan pasar rakyat.
Sektor Pendukung (Non-PU)
- Pengembangan Hub Pariwisata & Logistik Klademak.
- Terminal Penumpang (Tipe B Sorong & Tipe C Pasar Modern).
- Jalur & Stasiun KA Antarkota Sorong-Manokwari.
Identifikasi Pilot Area
Penyepakatan usulan deliniasi kawasan terpilih di Kota Sorong, Papua Barat Daya sebagai prioritas pengembangan strategis wilayah.
Data Spasial
Unduh dokumen pendukung
Rencana Aksi 20 Tahun
Indikasi Program & Investasi Strategis
Estimasi kebutuhan investasi pembangunan infrastruktur Kota Sorong (2025-2045) mencapai Rp 5,08 Triliun.
Total Investasi
Rp 5.085 M
20 Tahun (4 Fase)Sektor Terbesar
Perhubungan
Rp 2.200 M (43%)Skema Pendanaan
KPBU & APBN
Kolaborasi Pemerintah-Swasta
Sumber Daya Air
(SDA)
Pengendalian Banjir & Drainase
Rp 715 M
Sumber Daya Air (SDA)
Pengendalian Banjir & Drainase
| Program / Kegiatan | Volume | Biaya (Miliar) | Sumber Dana |
|---|---|---|---|
| Optimalisasi normalisasi sungai (Kali KM 10, Sungai Melati Raya, Kanal Victory) | 20 KM | 250 | APBN |
| Pembangunan kolam retensi/polder Sawagumu | 9 Unit | 135 | APBN |
| Pembangunan sarana prasarana sistem drainase lingkungan & perkotaan | 1 Paket | 330 | APBD |
Bina Marga
Jalan & Jembatan
Rp 320 M
Bina Marga
Jalan & Jembatan
| Program / Kegiatan | Volume | Biaya (Miliar) | Sumber Dana |
|---|---|---|---|
| Peningkatan, pemeliharaan Jalan Arteri Primer | 12 KM | 120 | APBN |
| Peningkatan, pemeliharaan, dan penataan Jalan Kolektor Primer | 8 KM | 80 | APBD |
| Peningkatan, pemeliharaan, dan penataan Jalan Lokal Primer/Sekunder | 1 Paket | 120 | APBD |
Cipta Karya
Bangunan Gedung & Penataan Kawasan
Rp 1.515 M
Cipta Karya
Bangunan Gedung & Penataan Kawasan
| Program / Kegiatan | Volume | Biaya (Miliar) | Sumber Dana |
|---|---|---|---|
| Perwujudan pusat pelayanan pemerintahan, perjas dan sosbud PPK Remu | 1 Kawasan | 450 | APBN |
| Perwujudan SPPK Klaligi (Perdagangan, Jasa, Air Minum, Limbah) | 1 Kawasan | 300 | KPBU |
| Perwujudan SPPK Sawagumu (Perdagangan, Jasa, Air Minum, Limbah) | 1 Kawasan | 350 | KPBU |
| Perbaikan Pasar Rakyat | 5 Unit | 250 | APBD |
| Rusun Pendukung KPP Provinsi | 3 Tower | 165 | APBN |
Perumahan
Hunian & PSU
Rp 335 M
Perumahan
Hunian & PSU
| Program / Kegiatan | Volume | Biaya (Miliar) | Sumber Dana |
|---|---|---|---|
| Pembangunan Rusunawa Masyarakat | 5 Tower | 250 | APBN |
| Pembangunan PSU Permukiman | 1 Paket | 85 | APBD |
Perhubungan
Darat, Laut, Kereta Api
Rp 2.200 M
Perhubungan
Darat, Laut, Kereta Api
| Program / Kegiatan | Volume | Biaya (Miliar) | Sumber Dana |
|---|---|---|---|
| Pengembangan Terminal Penumpang Tipe B (Sorong) Dan Tipe C (Pasar Modern) | 2 Unit | 300 | APBD |
| Pengembangan kawasan pelabuhan Klademak sebagai hub pariwisata dan logistic | 1 Kawasan | 700 | KPBU |
| Pembangunan Jaringan Jalur & Stasiun KA Antarkota Sorong-Manokwari | 1 Paket | 1.200 | KPBU/Swasta |
Perencanaan Terpadu Kota Sorong
Dokumen Perencanaan
Pilih dokumen dari daftar berikut.
Daftar Dokumen
Pilih Dokumen
Silakan pilih dokumen di sebelah kiri untuk melihat isinya.
Sedang memuat dokumen...
Tekan ESC untuk menutup