Profil Kota Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara
Kembali ke Sorotan Kota

Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara

Kabupaten Halmahera Tengah dikenal sebagai pusat industri nikel di Indonesia, dengan 50% ekonominya berasal dari sektor pertambangan. Wilayah ini memiliki populasi sekitar 56 ribu jiwa dan pertumbuhan ekonomi yang kuat.

Pilih Informasi Detail:

Strategy & Planning

Perencanaan Pembangunan Strategis

Rencana strategis Halmahera Tengah berfokus pada pembangunan berbasis industri pertambangan, dengan upaya serius untuk mengembangkan sektor pendukung dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Analisis SWOT

S Kekuatan (Strengths)

Potensi nikel yang sangat besar, sumber daya alam yang melimpah, dan dukungan pemerintah.

W Kelemahan (Weaknesses)

Infrastruktur yang terbatas, urbanisasi yang tidak terkelola, dan tekanan pada lingkungan.

O Peluang (Opportunities)

Investasi global dan pertumbuhan industri nikel, serta pengembangan pariwisata.

T Ancaman (Threats)

Risiko bencana alam, konflik penggunaan lahan, dan kerentanan lingkungan.

Weda Activities
Development Focus

Area Prioritas Pilihan

Berdasarkan analisis, empat area utama telah diidentifikasi sebagai proyek percontohan (*pilot area*) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan:

Fidiyayan

Berfokus pada pengembangan kawasan industri strategis.

Leluef Sawaii

Berfokus pada pengembangan kawasan perumahan dan layanan perkotaan.

Wabulan (Zona A)

Dikonsepkan untuk pembangunan infrastruktur dasar dan pemukiman.

Wabulan (Zona B)

Area ini juga berfokus pada pengembangan infrastruktur pendukung dan pemukiman.

Weda Analysis
> Profile Priority 1
> Profile Priority 2